Desain 101: Gaya Desain dan Arsitektur Eklektik, Pahami Keunikannya! | www.maspro.id
Share Via

Desain 101: Gaya Desain dan Arsitektur Eklektik, Pahami Keunikannya!

Desain 101: Gaya Desain dan Arsitektur Eklektik, Pahami Keunikannya!

Mengenal Gaya Eklektik dalam Interior dan Arsitektur

Eklektik merupakan gaya desain dan arsitektur yang populer pada abad ke-19. Gaya ini mengombinasikan unsur historis sebagai elemen dasar untuk menciptakan sesuatu yang otentik, baru dan belum pernah ada sebelumnya dengan mengutamakan kebebasan ekspresi.

Dalam desain interior dan arsitektur, gaya eklektik mencakup berbagai hal, mulai dari struktur bangunan, motif dekorasi, pemilihan furniture, penerapan elemen etnik atau gaya dari negara lain, hingga penggabungan elemen bernuansa sejarah. Secara tampilan, gaya desain ini sering kali berkaca pada masa lalu sehingga kamu bisa melihat unsur desain klasik seperti gaya Victorian atau Gothic.

Penerapan Dekorasi Penuh Detail dan Motif

Dalam menerapkan gaya eklektik, penggunaan dekorasi yang penuh detail dan bernilai seni sangatlah dominan. Kamu bisa melihat ruangan yang dipenuhi perabotan dengan ukiran yang sangat detail, penggunaan tirai berukuran besar, hingga bantal sofa mewah.

Selain itu, gaya eklektik pun memanfaatkan pola geometris seperti vertikal, zigzag, horizontal ataupun lingkaran pada sejumlah elemen seperti karpet dan sofa.

Penggabungan Perabotan Estetik dan Fungsional

Selain mengutamakan penggunaan perabotan yang indah, gaya eklektik juga identik dengan pemakaian perabotan yang praktis dan fungsional. Untuk menerapkannya, kamu bisa menggabungkan perabotan vintage dan modern, misalnya meletakkan lemari antik secara berdampingan dengan kursi bergaya modern.

Meskipun terjadi kolaborasi dari berbagai jenis perabotan, namun pastikan kamu memilih satu warna inti dari skema warna ruangan untuk menyeimbangkan keseluruhan tampilan ruangan bergaya eklektik.

Focal Point Unik dan Penuh Gaya

Secara karakter, gaya eklektik memang menggabungkan beberapa gaya desain sekaligus. Namun, penerapan tersebut tak bisa dilakukan secara asal karena idealnya harus terdapat sebuah focal point agar tidak terkesan berantakan.

Untuk menentukan focal point dari ruangan bergaya eklektik, terdapat berbagai elemen yang bisa kamu gunakan, misalnya penempatan karya seni berupa lukisan, foto berbingkai klasik, dinding dengan tekstur unik, bahkan sebuah meja billiard seperti yang terdapat pada gambar ini.

Karakter Lantai, Dinding dan Atap pada Gaya Eklektik

Meskipun gaya eklektik didominasi oleh dekorasi dan perabotan bernilai seni, namun terdapat karakter khusus yang diterapkan pada bagian atap, dinding dan lantai. Untuk lantai, biasanya gaya ini memanfaatkan penggunaan material kayu solid, ubin ataupun lantai parket yang dihiasi dengan karpet khas Turki atau India.

Sementara itu, bagian atap memanfaatkan material semen yang dihias dengan lampu kristal atau lampu bergaya kontemporer. Beralih ke bagian dinding, umumnya gaya eklektik mengadopsi penggunaan wallpaper dekoratif dengan warna dasar cerah seperti putih dan cokelat.

Aksesori Historis Sebagai Identitas Gaya Eklektik

Dalam penerapan dekorasi bergaya eklektik, kamu pun sebaiknya menampilan aksesori yang penuh nilai historis sehingga menimbulkan kesan bahwa kamu telah mengumpulkannya dalam waktu yang lama. Kamu bisa menggunakan aksesori yang berisikan kenangan indah di masa lalu, aksesori yang berhubungan dengan masa depan atau aksesori etnik bernuansa vintage seperti ukiran khas Jepara.

Memiliki karakter unik, artistik, penuh warna serta mendapatkan sedikit sentuhan vintage, gaya eklektik sangat pas diadopsi oleh kamu yang ingin menciptakan suasana lebih hidup di dalam hunian. Nah, apakah kamu tertarik untuk mengadopsi gaya eklektik di interior hunian?

Artikel by : www.dekoruma.com